Renungan di hari kemerdekaan

 

MERDEKA….
MERDEKA….

Tak terasa 64 tahun sudah negeri ini merasakan indahnya kemerdekaan. Seluruh rakyat indonesia yang peduli semuanya turut serta dalam berbagai kegiatan untuk mengisi hari kemerdekaan ini..!!
Moment 17 agustusan merupakan saat yang tepat bagi kita untuk merenung dan memikirkan betapa besarnya jasa pahlawan dan nenek moyang kita dalam merebut (maaf!!! bukan merebut kemerdekaan tapi kita mengambil kembali kemerdekaan yang telah direbut oleh penjajah Laknatullah). Para pahlawan itu terus berjuang sampai titik darah penghabisan tanpa pamrih dan tak ingin digaji dan siap berjuang dimanapun dan kapanpun.

Kita dapat belajar dari perjuangannya Pangeran Dipenogoro, yang tak ingin melihat rakyatnya ditindas dan makam leluhurnya di obrak-abrik oleh penjajah. AddEmoticons04222
Belajar pulalah dari jiwa patriotisme nya Jendral Sudirman. Yang tak kenal lelah dan letih, memimpin TNI untuk bergerilya walaupun harus ditandu.
Teladanilah juga apa yang dilakukan oleh Cut Nyak Dien. Pejuang wanita aceh ini, tak gentar menghadapi tank-tank dan senjata-senjata mutakhir para penjajah.
Pelajarilah orasi Bung Tomo didepan ribuan masyarakat surabaya untuk “membakar” semangat arek-arek suroboyo itu dalam memerangi tindak semena-mena para penjajah. Sungguh sebuah kata-kata yang sangat dahsyat yang mampu membuat merinding dan membangkitkan semangat orang yang mendengarnya.
Renungkan apa yang telah dilakukan oleh Ir. Sukarno dan kawan2 saat akan memproklamirkan kemerdekaan RI. Mereka tidak berjuang dengan dengan mengangkat senjata. Tapi mereka melakukan perjuangan dengan jalan diplomasi.
Apa yang para Pahlawan itu pikirkan saat berjuang???? Sampai mereka rela mengorbankan nyawa dan berani memilih antara MERDEKA ATAU MATI. Cuma satu yang mereka inginkan yaitu, agar kita sebagai anak cucunya :
1. Mampu merasakan hidup merdeka tanpa penjajahan.
2. Mampu mendapatkan pendidikan secara maksimal.
3. Mampu merealisasikan cita-citanya.
4. Bebas memberikan pendapat dan aspirasinya.

Tapi apa yang kita lakukan sekarang ini?? Untuk mengisi kemerdekaanpun kita malah mencorengnya dengan berbagai tindakan kriminal yang malah saling menyakiti sesama saudara sendiri. Saling sikut hanya karena masalah materi. Menusuk dari belakang hanya untuk sebuah jabatan. Memakan “uang rakyat” hanya untuk kepentingan pribadi. Mana semangat persatuan yang dulu selalu dibangga-banggakan oleh para pahlawan kita??? MANA?? AddEmoticons04212
Sungguh kita benar-benar orang yang durhaka kepada para pahlawan kita.

Semoga kita tidak memaknai hari kemerdekaan ini hanya untuk sekedar perlombaan balap karung, panjat pinang maupun lomba pukul air semata. Tapi kita harus bisa merasakan bagaimana perjuangan para pahlawan kita dalam mengambil kembali kemerdekaan dari para penjajah di negeri ini.
Satu pertanyaan yang selalu ada dalam pikiran saya, yaitu :
“Mana yang lebih sulit, Mengambil kembali kemerdekaan dari penjajah atau mengisi Kemerdekaan itu sendiri??”

Mari kita renungkan bersama…!!! AddEmoticons04259

Advertisements

2 thoughts on “Renungan di hari kemerdekaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s