Dengan menulis, kita dapat berbagi

write Bila kita perhatikan, banyak sekali penulis-penulis dalam negeri maupun luar negeri yang produktif banget menghasilkan karya tulisnya. Yang menjadi pertanyaan saya, apakah menulis itu sebuah bakat yang dibawa sejak lahir? sehingga dengan mudahnya mereka mendapatkan inspirasi untuk buku-buku nya?

Bagaimana mereka mendapatkan inspirasi? apakah dengan berpuasa, bersemedi, atau mencari inspirasi dengan mendaki gunung tertinggi? sepertinya tidak harus seperti itu deh, sobat? karena begini ya sodara-sodara, sebuah inspirasi itu kadang datang tanpa kita undang, bisa saja inspirasi kita  itu muncul begitu saja, tak terduga dan diwaktu yang tidak kita perkirakan.

Apakah Kalian kenal dengan Gola Gong?

beliau adalah penulis novel “balada si roy” yang booming pada tahun 80an. Setelah saya baca biografinya, ternyata beliau telah kehilangan tangan kirinya sejak berusia 11 tahun. sungguh sebuah “pukulan telak” bagi anak sekecil itu harus kehilangan bagian terpenting dari tubuhnya . tapi itulah keistimewaan seorang gola gong, dengan “kekurangannya” itu tidak membuatnya menjadi minder, putus asa & rendah diri. Malah kekurangan itu dia jadikan sebagai kelebihan. menjadikannya lebih giat menulis dan menulis sehingga terlahirlah karya-karya brilian. Ternyata yang membuat seseorang sukses itu bukan dari segi fisiknya saja, tapi bagaimana dia melihat sebuah peluang dan mampu bangkit dari keterpurukan.

Siapa yang tak kenal dengan Raditya Dika? seorang blogger yang telah sukses membukukan blognya dan menjadikan dirinya seorang jutawan muda lewat karya-karya tulisnya yang sedikitpun tidak ada “unsur ilmiahnya sama sekali”. . apa yang menjadikan dika begitu digandrungi oleh para penggemarnya?. menurut saya, dika adalah seorang penulis yang muncul diwaktu yang tepat dan dengan karya-karya yang sesuai pula dengan selera remaja di saat ini. Hey, coba perhatikan buku-buku radiya dika!! dalam bukunya hampir semuanya bercerita tentang pengalaman pribadi yang “sebenarnya biasa saja”. tapi itulah kelebihan dika, dia berhasil “mengemas pengalaman pribadinya” yang awalnya biasa saja menjadi sebuah coretan-coretan humor segar yang bisa membuat  pembacanya tergelak untuk beberapa saat.

Trus, bagaimana dengan kita, sodara-sodara?? apa yang telah kita lakukan dengan “tubuh normal” yang kita punya? sudahkah kita menghasilkan karya yang bermanfaat? minimal bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan sahabat?

Sepertinya blog adalah sebuah media yang tepat untuk kita berkarya. dengan blog kita dapat melepaskan segala ide dan unek-unek dalam sebuah tulisan.  Ayooo mulailah menulis.. semua bisa kalian tulis didalam blog (walau tetap harus patuh pada norma-norma yang berlaku) . Coba kalian lihat musisi terkenal di negeri ini!! bagaimana mereka bisa menciptakan lagu-lagu yang begitu indah dan membuat kita terlarut? Itu awalnya dari sebuah tulisan, hey. lagu-lagu yang mendapatkan platinum award hingga terjual jutaan copy itu awalnya hanya sebuah coretan-coretan pada sebuah “kertas usang” (menjadi usang karena beberapa kali dicoret-coret untuk mendapatkan lirik yang pas ). tapi apa yang terjadi bila “tulisan dalam kertas usang” itu digabungkan dengan musik atau instrumen yang pas? bisa dipastikan, sebuah karya masterpiece mungkin akan lahir.

Sebenarnya untuk memulai menulis / ngblog (menulis di blog), yang dibutuhkan hanya kemauan dari dalam diri sendiri. Dengan seringnya menulis dan disertai blogwalking (mengunjungi blog orang lain) maka kita akan mendapatkan berbagai informasi,  dan dengan sendirinya skill kita dalam menulis pun akan ada peningkatan. percayalah sobat, tak akan ada perbuatan yang sia-sia apabila kita melakukannya dengan sungguh-sungguh.

Untuk seorang pemula, biasanya kendala yang dialami adalah sulitnya mendapatkan kepercayaan diri. mereka sering mengeluh seperti ini : “Aduuh, saya orangnya ga bakat Nulis!!”. hey sobat sadarlah, tak ada orang yang langsung mahir sejak dia dilahirkan. Seorang bayi pun harus belajar agar bisa merangkak dan memasukan makanan ke mulutnya. jadi intinya, kita harus terus belajar untuk meningkatkan skill menulis kita. Menulislah dengan “hati”, dan dapatkan gaya menulis kalian masing-masing. janganlah terlalu dipusingkan dengan ejaan yang baku atau was-was & takut, karena tulisan kalian tidak sesuai dengan EYD (baca : Ejaan Yang Disempurnakan) . Menulislah dengan bebas tapi sopan. Yang penting kan pesan yang ingin kita sampaikan mudah dicerna oleh pembaca.

Ayo sobat, mulailah Menulis….! karena dengan menulis kita bisa berbagi. mungkin yang dibagi bukan materi. tapi ada yang lebih penting dari materi, dan itu adalah pengalaman dan ilmu yang bermanfaat.

Trus, buat teman-teman blogger yang telah menulis sejak lama atau baru kemaren-kemaren… terus tingkatkan produktivitas kalian, sobat! jadikan blog sebagai ajang berbagi ilmu dan tentunya menjadi ajang silaturahmi juga bagi kita sebagai sesama blogger. 

 

gambar : dokumentasi pribadi.

Artikel ini diikutsertakan dalam kontes menulis yang diadakan oleh Indonesia Menulis yang diSponsori oleh:
01. Sawa Sanganam
02. Mbak Diah
03. Bujang Rimbo
04. Ahmad Sofwan
05. WP Template Gratis
06. Khairuddin Syah
07. Reseller Indobilling
08. Ardy Pratama
09. Hangga Nuarta
10. Abdul Cholik
11. Herman Yudiono
12. Aldy M Aripin

Advertisements

16 thoughts on “Dengan menulis, kita dapat berbagi

  1. Tulisan ini memotivasi para penulis yang lain agar semangat dalam berkarya.
    Kita yang bertubuh sempurna harusnya punya tekad dan semangat yang kuat untuk menulis.
    Salam dari Jombang

  2. Benar sekali Pa dhe…
    janganlah menyian-yiakan tubuh yang dikaruniai oleh Allah SWT dengan melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat..

    • go writing,, go writing..
      ayo kita budayakan menulis..
      terima kasih buat kang abeecdick atas doanya… 🙂

    • Ayo teh ikutan az..
      menang kalah ga penting…
      Yang penting kita ikut serta dulu..
      itung-itung melatih keterampilan kita dalam menulis

      • Sekarang diriku mulai mengerti…

        Diawal berkunjung ke blog Tupaitambun, sil sempat bertanya – tanya, kenapa ada foto nya kang Tony disini? sampai sil berfikir blog ini yang empunya kang Tony..

        Dan ketika liat profil kang Deden sil baru tahu, pemiliknya bukan kang Tony..
        Dan ternyata kang Deden juga kenal teh Maryam…

        Anak Pendidikan Ilmu Komputer juga ya kang???
        angkatan berapa? asa jarang liat?

        sil anak Pendidikan Ilmu Komputer 07 kelas A

        • Tony itu sobat saya sil, saya asa ga etis aja kalau memasang foto sendiri dipostingan :D.
          iyah, saya mahasiswa pendilkom upi 06. kita jarang ketemu karena saya udah jarang ngampus.. dan dikampuspun ga aktif2 amat karena sering bulakbalik subang-bandung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s