Ada apa dengan Sisingaan?

                                                                      images.php   Ada yang pernah main ke kota  Subang? itulah kota kelahiran siSayah.bigsmile sebuah kota yang memiliki luas sedang-sedang saja (tidak besar, tidak kecil) yang jaraknya sekitar 60 km dari bandung. Kota yang memiliki motto BERSERI (Bersih, Sehat, Rapih, Indah) ini merupakan sebuah kota/kabupaten yang terkenal dengan julukan “Kota Nanas”, mungkin karena banyak yang jualan nanas, atau mungkin juga penduduknya kebanyakan punya kebon nanas.. emo0 .

Ketika memasuki gerbang awal kota Subang (terutama kalau dari arah bandung), kita akan disambut oleh….

Patung Sisingaan. Yoi sob, selain terkenal dengan buah nanasnya kota Subang juga terkenal dengan Sisingaannya.

Jadi begini ya sodara-sodara sebangsa setanah air.. Sisingaan merupakan sebuah kesenian yang menggunakan sebuah alat yang berbentuk singa kayu yang digotong oleh empat orang. biasanya Sisingaan ini diadakan oleh orang subang bila anaknya telah selesai Khitanan atau dengan kata lain disunat. tentu saja setelah “luka” dari sunatan itu telah sembuh dan mengering. karena terbayang betapa tersiksanya si anak apabila setelah selesai sunatan dia langsung naik sisingaan dan diarak keliling kampung. capek kalau itu terjadi, bisa dipastikan “masa depan” c anak yang bersangkutan bakalan “suram”..!

sisingaan

Untuk lebih memeriahkan iring-iringan, Sisingaan biasanya selalu ditemani oleh orang-orang yang ahli dalam bidang jaipongan plus dengan sindennya. karena bisa dibayangkan betapa sepinya tuh iring-iringan kalau tanpa musik.  Orang yang menggotong singa akan ikut ngibing (baca : joget) mengikuti irama jaipongan. atau kalau memiliki keberanian, anak yang naik singa pun akan ikut berjoget.. (tapi ini jarang terjadi karena kebanyakan anak aringgis / takut jatuh walau keamanan terjamin karena naik sisingaan juga menggunakan sabuk pengaman. bro..emo15  )

Anak yang naik sisingaan biasanya akan mendapat uang panyecep (baca : uang kasih sayang) dari para tamu undangan. itulah pengalaman siSayah waktu kecil. wktu itu kynya siSayah kecil dan para saudara sudah kaya anak raja..emo21 karena selain didandanin seperti tokoh-tokoh di kisah pewayangan kita juga jadi pusat perhatian tuh pada saat itu. emang bakat selebriti siSayah sudah terpupuk sejak dini… hahaha… emo24 (becanda yang tadi mah, ga usah didengerin..hehe).

Setelah arak-arakan keliling kampung selesai. biasanya sebuah iring-iringan sisingaan akan berhenti disebuah lapangan luas yang telah disiapkan sebelumnya. di lapangan itu akan dipentaskan sebuah demontrasi atraktif sesuai dengan kreatifitas group gotong singanya.

Demontrasi

Demi keamanan dan keselamatan, anak-anak sunat yang sedang naik sisingaan akan diturunkan terlebih dahulu. Karena terlalu riskan dan berbahaya apabila mereka tetap kekeuh ingin naik singa.

Semoga sisingaan menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke Indonesia. kesenian Sisingaan / gotong singa merupakan warisan nenek moyang yang patut kita lestarikan keberadaannya supaya tidak tergerus oleh trend musik-musik barat yang sekarang sedang di gandrugi sekali oleh anak muda.

Ayo kita Selamatkan budaya bangsa yang berharga ini.emo4

oh iya satu lagi, buat kalian yang kepengen merasakan sensasi dahsyatnya naik sisingaan, trus malu sama umur karena sudah ketuaan.. emo21 . ada baiknya kalian mencoba yang satu ini. karena menurut sumber yang dapat dipercaya, rasa dan sensasinya hampir sama seperti naik sisingaan.

yups.. cobalah anda naik ini…………

odong

Odong-odong……..!! ini juga termasuk kesenian negeri yang tak ada di negara lain looh.. silahken dicoba… siapkan saja uang seribu rupiah.. dijamin Puaaaas. Dan rasa penasaran anda pun tentang bagaimana enaknya naik sisingaan akan terobati.

piss 

 

Gambar-gambar dicomot dari : http://www.kabarindonesia.com , http://www.pasundan.info , http://indonesia-biru.blogspot.com,kabarinews.com, rinaldimunir.wordpress.com

Thanks bradder….

Advertisements

39 thoughts on “Ada apa dengan Sisingaan?

  1. pertama : salut dengan endingnya. hahahahha

    kedua : setuju, mari Selamatkan budaya bangsa yang berharga ini

    ketiga : Saya pernah maen ke subang, pamanukan, dan sekitarnya bahkan nginep di rumha teman, tapi jujur saja saya baru tahu ada yang namanya sisingaan. gak tahu Apa teman saya itu malas menceritakannya atau apalah. justru yang sering diceritakannya mah cewek-cewek subang yang catik dan manis-manis. saya jadi pengen satu dah. hahahaha

    keempat : udah segitu aja deh, tar kepanjangan malah gak direplay lagi. hahahah

    • pertama : 😀
      kedua : semoga semua pemuda di negeri ini punya kesadaran yang sama y kang..
      ketiga : jjaaah, malah gadis yang diomongin.. 😀 Sisingaan cukup terkenal ko kang di subang, silahkn az main lagi.. saya siap jadi guide sisingaan.. hihi
      keempat : terimakasih atas kunjungannya… 🙂

      • Pertama : mau kasih emo tapi gak tahi kodenya
        kedua : AMien
        ketiga : Gadis kan topik menarik kawula muda seperti saya ini. hehehe. Boleh-boleh kalo nanti saya maen ke subang lagi.
        keempat: Sama-sama, terima kasih juga telah mampir ke gubuk saya.

  2. odong-odong….
    kalau ngga salah didaerah serang apa cilegon yah saya pernah lihat, odong-odong membawa anak2 keliling tanpa ditemani oelh orang tuanya…hhiiiii….serem bro…..

    nice post…

    salam

  3. hahahaha 😀
    tapi kalo di daerah rumah saya, setiap ada sisingaan pasti jalanan jadi macet.
    trus angkotnya jadi males sampe depan rumah.
    jadi saya disuruh turun dan naik ojek.
    huh.
    *lha malah curhat

    😀
    btw, salam kenal, kak 😀

  4. Semoga budaya bangsa sperti ini tetap lestari,jangan hanya diisi musik dangdhut atau rock saja ya mas.
    Teman saya ada juga yang berasal dari Subang, juga sudah pensiun bersama saya.
    Salam hangat dari Surabaya

    • jangan sampai yang ini juga dklaim mereka.. 🙂
      enak saja, nenek moyang kita yang nyiptain, eh mereka yang metik hasilnya..

      benar sekali, tugas kitalah untuk melestarikannya.. kalau bukan kita, siapa lagi??

  5. saya msh sering menyaksikan sisingaan di wilayah karawang. klo lg lewat, terpaksa saya menghentikan kendaraan, selain krn jalanan macet saya juga menonton aksi atraktif sang singa yg dinaiki anak yg sls sunat 🙂

  6. wahahaa. “masa depan” terancam kalo naek sisingaan :p
    saya pernah main ke subang, tapi cuma sebentaaaaaar..ga sempet liat2 kebudayaannya.
    kalo di sukabumi (kelahiran saya), sisingaan diganti dengan delman. hehehe. jadi kalo abis sunatan, diarak pake delman 😀

    • maksudnya kalau abis disunat trus langsung naik sisingaan.. itulah yang “masa depannya terancam”..

      waah, saya blm pernah uy main k sukabumi walaupun temen2 banyak yang orang sana..
      kebudayaan kita emang unik2 ya..
      bangga saya.. 🙂

  7. iyah,aku ju9a pernah liat neeh,anak tetan99a yan9 disunat,trus di naekin di sisin9aan,lucu ajah liatna..

    jiaaaaah odon9 odon9 :ngakak: iyah sama ju9a ma sisin9aan..

    makasi ya da sin99ah,**akhirna nemu ju9a uRLna 😀

  8. saya gamau naek odong odong tapi mau beli odonh odong dimana ya belinya tolong kasih taudong

  9. Aq mo sewa sisingaan + gamelannya tuk acara wisuda.
    Dimana sy bisa dpt info?
    Tapi (maaf), budgetnya super minim niy……….. bisa gak ya?
    hatur nuhun tuk kesediaannya menjawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s