Guruku disalip muridnya

Pasti dalam benak kalian muncul pertanyaan-pertanyaan seperti ini setelah lihat judul postingan diatas :

Ooh, jadi sekarang ada pelajaran balap-balapan ya disekolah?
😯

(Atau)

Ada eskul Balapan apa az nih dsekolah kamu? Gokart, Balap Sepeda, atau balap karung??

Bila pertanyaan itu yang kalian utarakan. Saya pasti langsung ngjawab : TIDAK! Bukan itu maksud saya, Sobat.. :mrgreen:

Bila kita perhatikan dunia pendidikan saat ini, sudah tidak bisa lagi dijauhkan dengan yang namanya Teknologi Informasi & Komunikasi. Hampir semua aspek pendidikan dari mulai kegiatan belajar mengajar (KBM) sampai Tata Usaha (TU) di sekolah semuanya telah menggunakan komputer. Untuk membuat sebuah dokumen pun, sudah tidak terdengar lagi lantunan suara jari yang bergerak lincah diatas tombol-tombol mesin tik. Sebenarnya saya merasa iba juga sih sama orang-orang yang bekerja di perusahaan produsen mesin tik. Bisa dipastikan omset mereka pasti menurun drastis karena adanya komputer. Tapi kita juga jangan melupakan jasa Christopher Sholes, beliau adalah sang penemu Mesin Tik, yang merupakan cikal bakal “dilahirkannya” keyboard komputer yang kita pakai sampai saat ini.

Maaf tadi ngflashback dulu, kembali ke topik kita sebelumnya, tentang “guru yang disalip muridnya”. Jadi maksud saya begini sodagar-sodagar sodara-sodara. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, banyak murid-murid sekolah (dimulai SD sampai SMA) telah mampu menguasai Teknologi Informasi melebihi gurunya disekolah. Sebenarnya ini bukan menjadi acuan bahwa murid lebih pintar daripada gurunya, tapi saya lebih mengartikannya ke : “Murid tahu lebih dulu daripada Gurunya”.

Mengapa terjadi seperti itu?? Menurut sayah, Kebanyakan murid yang notabene masih belia dan memiliki jiwa muda, pasti rasa ingin tahunya lebih menggebu-gebu. Semangat belajar juga lagi menyala-nyala tuh. Naah, karena dorongan rasa ingin tahu itulah para siswa menjadi mencari informasi sendiri, bisa itu lewat internet, televisi, ataupun lewat media-meda yang lain yang sukses mereka “konsumsi”.

Seorang Guru yang baik adalah yang senang dan bangga apabila melihat anak didik menjadi lebih pintar dan sukses melebihi dirinya. Tapi, apakah seorang pendidik itu masih bisa memiliki kebanggaan apabila mengalami “insiden” (saya menyebutnya insiden) seperti ini :

Anak SD : Pak, alamat FB bapa apa? Add saya ya pa? nih alamat FB saya. . . bla bla bla (kata si murid sambil senyam-senyum penuh arti)

Pa Guru : FB??

Anak SD : Itu loh Pak, Facebook.. Facebook.

Pa Guru : (bingung, tapi langsung njawab seingetnya) Ooh, facebook yaa.., itukan mainannya anak muda, jadi Bapa sudah bukan umurnya untuk “gitu2an”.

Anak SD : (sambil nahan kekecewaan) Tapi kalau alamat email punya donk Pa?? Email kan untuk semua umur, kapan2 kita chat yu Pak.. ada pelajaran yang saya ga ngerti nih.

Pa Guru : (Kaget sebentar, tapi Langsung ngeles) Nah itu De, sekarang2 ini Bapa lagi sibuk, jadi ga sempet buat email. Mungkin nanti ya kalau udah “tanggal muda”.

Anak SD : Yaaaah kelamaan atuh Pak.

Melihat perbincangan antara guru dan murid diatas, apakah Seorang guru masih bisa bangga?? Itu baru pertanyaan dari anak SD, bayangkan apabila pertanyaannya keluar dari mulut seorang pelajar SMP/SMA? Pasti lebih kritis lagi tuh. :mrgreen: .

Naah, untuk menghindari “insiden” diatas sebaiknya semua guru di Negeri kita tercinta ini harus terus meningkatkan kualitas diri. Terutama dibidang Teknologi Informasi. Karena sudah tidak dapat dipungkiri lagi, TI telah menjadi bagian penting yang tak dapat dipisahkan lagi dari pendidikan. Karena dengan menggunakan TIK, pembelajaran disekolah akan menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan buat murid.

Selamat Hari Guru…

Maju Terus Guru – Guru Indonesia.

Janganlah kalian menyerah pada perkembangan zaman.

Gambar : http://azirham.files.wordpress.com

Advertisements

47 thoughts on “Guruku disalip muridnya

  1. Selamat Haru Guru .. semoga dunia pendidikan di Negara kita semakin maju dan kwalitas guru Indonesia semakin meningkat ..

    sorry bro lama nda update.. byk tugas .. hehee

    • seperti itulah sekarang keadaanya kang.. 🙂 seharusnya kaum tua tidak mau kalah sma yang muda!! Yang muda pun jangan menjadi besar kepala, karena tanpa yang tua, mereka tak akan ada.

  2. Selamat Hari Guru.
    seorang guru memang hendaknya yg memberi tahu murid2nya .
    kalau sekarang tentu saja murid bisa lebih tahu dr guru krn begitu pesatnya informasi yg ”menyerang” melalui dunia teknologi.
    sewajarnya memang para guru hrs ikut meningkatkan diri masing2,agar tdk tertinggal informasi dibanding anak didiknya.
    Salam.

  3. Ulasan yang bagus kang… Memang sih, kita akui bahwa bapak/ibu guru banyak juga yang tidak bisa ‘menerima’ perkembangan teknologi masa kini. Jadinya, mereka banyak yang tertinggal dalam urusan teknologi.

    Maju terus pendidikan nIndonesia!

    Salam kenal… MAri bertukar link..

  4. Guru pasti bangga jika anak didiknya lebih maju dari gurunya. Para guru memang harus mendapat perhatian yang layak dari pemerintah agar lebih profesional dan sejahtera.
    Salam hangat dari Surabaya

  5. mengingat gaji guru honor kecil….tidak mengherankan kalo muridnya lebih pandai dalam urusan internet daripada gurunya…boro2 Pai…cukup buat makan aja dah syukur. Dan jangan lupakan mesin tik manual itu….kalo ga ada listrik, dia pasti sangat dibutuhkan

    • Mudah2n kesejahteraan para guru bisa lebih diperhatikan ya Teh.. supaya mereka lebih bersemangat lagi untuk meningkatkan kualitas dirinya. Siip, disamping komputer, babeh juga masih menggunakan mesin tik ko. 🙂

  6. PEMBUKAAN
    selamat pagi. tiba tiba saya terdampar di sini.
    numpang baca baca dan kasih komen alakadarnya ya 😉
    ISI
    mungkin itu guru gak punya FB
    mungkin itu guru gak punya email YM..
    tapi kita tetap cinta guru.
    selamat hari guru
    PENUTUP
    terima kasih dan mohon maaf 😮

  7. wkwkwkwk…parah ceritanya.. 😆

    mungkin bukan hanya guru yg harus di apgred, tapi kita semua juga harus di apgred, mungkin buka FB hanya untuk status ajah, tanpa tau yang lainnya (kaya sayah hehe.. 😀 )

  8. hidup guru… biar gimana juga guru2 selalu punya tempat tersendiri di hati akyu – entah beliau oke, asik ngajarnya, baik, gaul…. sampe guru yang nyebelin n gag oke hehehe… tetep semwa berusaha memberikan ilmunya dengan sebaik mungkin, dengan segala keterbatasan mereka

    • guru juga manusia ya Mbak. Kadang seorang guru harus dituntut untuk menjadi insan yang sempurna, tapi mereka juga manusia biasa toh, yang bisa melakukan salah dan lupa. walaupun begitu, tetap rasa hormat ini tak pernah hilang buat guru2 tercinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s