Maafkan saya, Pak

Saat jabang bayi ini terlahir

Sejuta harap mungkin terucap

Sejuta doa mungkin terlisankan

Apakah harap dan do’a itu terkabul sekarang?

Sepertinya belum..

Atau mungkin tidak..

Maafkan Saya, Pak

Setelah dewasa, tiap hari kau nafkahi

Tiap hari kau doakan

Tiap hari kau harapkan

Tapi apa balasan saya?

Apakah sesuai dengan doa-doa bapak

Apakah sesuai dengan harapan-harapan bapak?

Sepertinya belum..

Atau mungkin tidak..

Maafkan saya, Pak.

Melihat perkembanganku

Tak pernah kau mengeluh

Tak pernah kau meminta kembali nafkah itu

Tak pernah kau menamparku

Padahal, tamparlah saya Pak..

Tampar saja..

Bangunkan saya dari buaian ini

Agar saya tahu, bahwa hidup ini kejam

Agar saya tahu, untuk mencari sesuap nasi itu

Harus dilakukan dengan perjuangan.

Puisi ini di ikut sertakan dalam Parade Puisi cintanya Pakde Cholik.

Buat bapak saya.. walaupun tidak ada hari bapak dinegeri ini, tapi rasa sayang dan respect saya sama bapak, tak pernah berkurang sampai detik ini.

Terima kasih Pak. Tanpa bapak, mungkin saya hanya seorang manusia kerdil tak berguna.

Advertisements

33 thoughts on “Maafkan saya, Pak

  1. Baru ini puisi yang ditujukan kepada bapak.
    yang lain rata-rata untuk ibu
    Mantap mas, bapak kita harus bekerja keras untuk kita namun kadang kita lebih dekat kepada ibu,

    Saya daftar sebagai peserta Parade Puisi Cinta.
    Terima kasih atas partisipasinya.
    Salam hangat dari Surabaya

    • Saya sayang kepada kedua orang tua saya pakde.. baik itu kepada ibu maupun ke bapak. keduanya sangat berjasa dalam hidup saya.

      salam juga dari subang. 🙂

  2. Tampar saya pak…! ( aku suka baris ini )
    ……………………….
    dan lebih keras lagi…
    agar aku cepat bangkit
    dan terbangun dari mimpi…

    Salam bening.
    embun777

  3. Edan!!! jadi terharu pisan..
    rek ceurik euy.. xixiii..
    bagus ide nya.. terinspirasi dr tidak ada hari bapak

    *semoga jd salah satu pemenang yaaa..*

    oya, backlink secara khusus emang blm saya buat *duuuh belom ada waktu euy* makanya saya bikin BUKAN SERAMPANGAN di sidebar yg otomatis jd backlink/blogroll kalo reader ninggalin komentar..
    sama aja kan yah..
    😀 thanx yah

    • Sok weh teh pami bade ceurik mah.. tapi jangan lama2 ya. :mrgreen:
      saya juga bingung kenapa tidak ada hari bapak?? mungkin karena bapak2 banyak yang poligami kali ya?? padahal kan tidak semuanya.

      ooh jadi gituh?? ga papa Teh. dah kenal dengan teh nopi pun sy dah sneng.

  4. baca puisi diatas jadi inget sm orang tua sy terutana bapak saya, walau sy sering bertentangan dg dia, tpi bapak sy segalanya buat saya. dialah yg mmbuat sy selalu fight tak boleh menyerah

    salam

  5. kalo gak salah, di Jepang ada tuh peringatan hari ayah.

    *setelah nonton kartunnya Crayon Shinchan*

    selamat hari ayah, hari ibu, hari anak, kari kakak, hari adik, hari nenek, hari kakek, hari tetangga, dan hari hari lainnya 😛

  6. tidak hanya seorang ibu, tapi seorang bapakpun punya andil yg besar dlm kehidupan kita .
    puisi yg indah sekali dr seorang anak utk bapak tercinta.
    semoga Bapaknya Mas Pai, selalu disayangai olehNYA, amin.
    Sukses ya Mas diacara PPCnya PakDhe Cholik.
    Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s